Capres Independen, Kenapa Perlu?

Capres Independen, Kenapa Perlu?

INILAH.COM, Jakarta - Dengan perolehan 60% suara, pemerintahan SBY tak menghasilkan kepemimpinan yang efektif dan kuat. Itulah ...

Welcome to Bangkit Indonesia

Selamat datang di Bangkit Indonesia.

Selamat datang di Rumah Perubahan (The House of ...

Keinginan pemerintah SBY untuk membungkam tokoh oposisi Dr Rizal Ramli ternyata tidak surut meskipun Ketua Komite Bangkit Indonesia itu telah melakukan "safari politik" untuk mengabarkan demokrasi di Tanahair sedang dalam ancaman serius. Kepada tokoh-tokoh gerakan pro-demokrasi seperti Gus Dur, Amien Rais, Adnan Buyung Nasution dan Taufik Kiemas.

Buktinya Jumat (10/10) lalu, dari tahanan Mabes Polri, Ferry J Juliantono mengabarkan bahwa dirinya dipanggil Direktur Keamanan & Trans-Nasional Mabes Polri untuk diperiksa sebagai saksi dengan tersangka Dr Rizal Ramli. Ferry yang ditahan Bareskrim Mabes Polri dengan tuduhan mendalangi demo anti-kenaikan harga BBM pada 24 Juni 2008, dipanggil polisi dengan surat panggilan No.Pol: S.Pg/1020/X/2008/Dit I yang ditandatangani Kombes Drs Achmat Juri.

Dr Rizal Ramli sendiri, menurut jubir KBI Adhie M Massardi, tidak terkejut dengan langkah pemerintah SBY ini. "Kita sudah paham, karena setiap Dr Rizal Ramli atau KBI bersikap kritis, besoknya dari Mabes Polri selalu muncul isu ‘tersangka' dan rencana penangkapan terhadap Dr Rizal Ramli," katanya.

Dan memang, ketika pada Kamis, 9 Oktober 2008 Dr Rizal Ramli mendeklarasikan kesediaannya untuk mengikuti Konvensi Calon Presiden Partai Bintang Reformasi di Hotel Nikko, sudah menduga akan kembali muncul isu penangkapan bos KBI ini dari Mabes Polri. Apalagi, kata jubir KBI Bram Zakir, sehari sebelumnya Dr Rizal Ramli menyikapi dengan sangat kritis kebijakan pemerintah SBY yang tidak jelas dalam menyikapi krisis ekonomi global.

Namun demikian, menurut Adhie, kali ini KBI telah benar-benar mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan menimpa Dr Rizal Ramli. "Sebab ada keyakinan kali ini, bukan Cuma isu untuk menakut-nakuti, tapi Dr Rizal Ramli bisa benar-benar ditangkap," ujar bekas jubir presiden (Gus Dur) ini.

Sebab, katanya, penangkapan Dr Rizal Ramli akan sangat menguntungkan pemerintah. Pertama, bisa mengalihkan isu krisis ekonomi yang tampaknya akan membuat bangsa ini makin terperosok dalam jurang kesengsaraan.

Kedua, membungkam kritik, terutama soal kebijakan ekonomi pemerintah yang menjadi keahlian Dr Rizal Ramli. Ketiga, mengurangi kompetitor dalam pilpres mendatang, mengingat Dr Rizal Ramli adalah kandidat pilpres yang sudah mempunyai kendaraan politik formal (PBR).

"Tapi tentu saja kami di KBI, juga kelompok pro-demokrasi lainnya, tak akan tinggal diam bila hal ini (penangkapan Dr Rizal ramli) benar-benar dilaksanakan pemerintah SBY," ujar Bram Zakir, aktivis UI angkatan 78 ini.